
Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan pada hari Senin bahwa pembom strategis Tu-95MS telah melakukan penerbangan terencana di atas perairan netral Laut Barents, sebagai demonstrasi tambahan atas kehadiran militer di Arktik.
Menurut pernyataan resmi, misi tersebut berlangsung lebih dari empat jam dan didampingi oleh jet tempur Su-33 dari Angkatan Laut Rusia.
“Semua penerbangan pesawat Angkatan Dirgantara Rusia dilakukan sepenuhnya sesuai dengan aturan internasional penggunaan wilayah udara,” tegas kementerian.
+ Klik di sini untuk menonton video
Penerbangan ini merupakan bagian dari latihan militer rutin Rusia di kawasan tersebut, di mana negara itu mempertahankan kehadiran strategis yang kuat, terutama di tengah meningkatnya ketegangan dengan NATO di Arktik.
+ Video: Jet Tempur F-35A Gunakan Quadrotor untuk Membimbing Bom dan Mengenai Target dengan Sempurna
Tu-95MS
Tupolev Tu-95MS, dikenal NATO sebagai “Bear-H”, adalah pembom strategis bermesin baling-baling yang tetap beroperasi sejak Perang Dingin. Beberapa keunggulannya meliputi:
Satu-satunya pembom strategis turboprop yang masih beroperasi, dilengkapi dengan empat mesin kuat Kuznetsov NK-12 dengan baling-baling berputar berlawanan
Mampu mencapai kecepatan jelajah di atas Mach 0,82 dalam versi terbaru
Memiliki jangkauan luar biasa lebih dari 9.000 mil laut (sekitar 16.600 km), dengan kapasitas muatan hingga 20.000 kg
Dapat membawa kombinasi mematikan rudal jelajah: versi tertentu dapat memuat hingga 16 Kh-55 secara internal, serta rudal seperti Kh-101 pada pylon eksternal
Sumber dan gambar: Kementerian Pertahanan Rusia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
